Rahasia Kebugaran dari Para Ahli

Posted on

Saat berolahraga, jangan lupa mencermati keseimbangan energi. Keselarasan itu dibutuhkan untuk memelihara tubuh selalu bugar, khususnya sepanjang pandemi Covid-19.

“Untuk jadi bugar, kita kudu mengikuti keseimbangan energi, aktif secara fisik dan berolahraga,” kata Ketua Lembaga Anti Doping Indonesia yang juga menyita spesialisasi kedokteran olahraga, Zaini K Saragih, didalam siaran persnya, ditulis Selasa.

Zaini menganjurkan untuk melaksanakan olahraga secara tertata intesitasnya dan durasinya disesuaikan bersama dengan kebiasaan. Jika dapat meningkatkannya, melaksanakan secara bertahap.

“Jadi tidak melaksanakan olahraga sesuka hati, kadang berat sekali besoknya gampang dan seterusnya. Ini justru berdampak tidak baik,” ujar dia.

Dalam kesempatan berbeda, ahli kesehatan jantung dan pembuluh darah, Vito A Damay menganjurkan olahraga di luar ruang sepanjang 30 menit setiap hari. Bentuknya bisa berlari, bersepeda, atau semata-mata jalan cepat .

“Lari, jogging, sepedahan, jalan cepat melaksanakan saja. Durasi 30 menit sekali olahraga setiap hari terkecuali bisa,” ujarnya.

Kalau merasa sukar, olahraga bisa dilaksanakan sejam tiga kali sepekan. Menurut Vito, 1/2 jam sehari setiap hari lebih gampang untuk dikerjakan.

“Setengah jam saja kan dibanding 24 jam sehari seharusnya gampang saja,” imbuh dia.

Baik Zaini maupun Vito mengingatkan agar selalu menerapkan protokol kesehatan, yaitu mengenakan masker, memelihara jarak, dan rajin membersihkan tangan sebelum akan dan setelah menyentuh permukaan benda. Zaini menyebut, protokol kesehatan sifatnya kudu dipatuhi didalam kondisi apa pun, tetapi olahraga atau aktivitas fisik jangan sampai dilupakan, dikarenakan menolong kesehatan dan manfaat imunitas yang prima.