Mari Mengenal Pierre Cardin, Pelopor Busana Modern yang Baru Saja Wafat

Posted on

Nama Cardin dikenal sejak 1950-an dan dianggap menolong melaksanakan revolusi fesyen bersama dengan rancangan benar-benar elegan dan futuristik pada 1950-an dan 1960-an.

Ia termasuk dikenal sebagai pelolpor di usaha mode ini bersama dengan mengeluarkan lisensi, sehingga namanya dapat dipakai sebagai merek untuk beragam produk, termasuk kacamata.

Ia menghembuskan nafasnya yang terakhir di tempat tinggal sakit di Neuilly, dekat Paris, kata pihak keluarga kepada kantor berita AFP.

“Ini hari yang benar-benar menyedihkan bagi keluarga kami. Tak ada kembali Pierre Cardin,” demikian pengakuan keluarga.

Ditambahkan bahwa keluarga bangga bersama dengan ambisi dan keberanian yang ditunjukkan Cardin di dalam sepanjang hidupnya.

Cardin lahir di Italia pada 1922 dan ganti ke Prancis kala tetap kanak-kanak. Ayahnya adalah pedagang minuman anggur. Ia anak terakhir dari 11 bersaudara.

Ia mengawali karier bersama dengan bekerja di beberapa perusahaan di Paris, layaknya Schiaparelli dan Dior.

Pada 1946 ia mendesain kostum Jean Cocteau di film Beauty plus the Beast.

Ia mendirikan butik pada 1950 bersama dengan memperkenalkan pakaian yang visioner dan ikonik layaknya bubble dress pada 1954 dan koleksi bertema area angkasa pada 1964.

Koleksi ready-to-wear, baik bagi kaum laki-laki maupun perempuan, yang kala itu dianggap sebagai terobosan, termasuk lahir dari tangan Cardin.